PAC. Pergunu Rubaru, Di Hari Ke-2 Workshop Mendongen, Peserta Diwajibkan Bisa Praktik

Dongeng merupakan metode pembelajaran yang harus dikuasa oleh ibu guru. Utamanya bagi guru Taman Kanak-kanak (TK), Raudhatul Atfal (RA) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Untuk itu, di hari ke-2 peserta Workshop Mendongeng yang di adakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pergunu Rubaru di wajibkan setiap peserta bisa praktik mendongeng. Ahad, 11/4/21

Dok. Suarakita.com |Praktik Mendongeng

Dari semua peserta workshop saat praktik sudah banyak yang bisa menguasai teknik-teknik atau metode mendongeng secara baik dan banar. Banyak peserta yang sudah menggunakan media yang di bawak dari rumahnya masing-masing untuk melengkapai saat praktik di ruang workshop.

Usai praktik “mas Avan Fathurraham, pendongeng Nasional itu, mengivaluasi praktik dari semua peserta yang di yang tampil kedepan.

“sebenarnya ibu-ibu sudah bisa mendongeng, tinggal mengembangkan saja. Yang terpenting mimik muka dan suara harus diperhatikan dan di sesuaikan isi dongeng itu sendiri. Jika dongengnya sedih mimik muka juga harus sedih tidak boleh ceria, sebagai bahan pendung saat berdongeng, harus dilengkapi denga media, bisa pakai boneka, kertas dan lain-lain. Tuturnya

Di akhir penutupan, “Arofiq, Ketua PAC. Pergunu Rubaru menekankan kepada peserta, “Praktik tidak hanya berhenti di ruang Workshop, setiap peserta di harus mengerjakan tugas selama satu minghu untuk berdongeng dalam bentuk rekaman video, nantinya disetor ke Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pergunu untuk mendapatkan sertifikat, pintanya. (vijay)

Tinggalkan komentar