Kategori: Tidak Dikategorikan

PPS Bunbarat Tegaskan Petugas PPDP Coklit Data Pemilih Cermat dan Teliti

Panitia Pemungutan Suara (PPS) Bunbarat Kecamatan Rubaru tegaskan kepada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk melaksanakan tugasnya melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih secara benar dan sungguh-sungguh. Sabtu, 18/7/20

Dukumentasi saat pelepasan Petugas PPDP di Desa Bunbarat

Untuk memvalidkan data pemilih petugas PPDP mencoklit dan mendatangi rumah ke rumah (door to door) untuk mencocokkan dengan dukumen KK dan E-KTP milik warga.

“Ahmadi, S.Pd.I. Ketua PPS, anggota dan staf di Desa Bunbarat ini, akan terus memantau dan memonitoring kerja Petugas PPDP di seriap TPS. Karna Coklit kali ini benar-benar untuk memvalidkan data pemilih dalam pemilihan bupati dan wakil bupati sumenep di 9 Desember mendatang.

” Dan jangan lupa selama kalian mencoklit ke rumah warga APD harus terpasang rapi. Hal itu merupakan ikhtiar keselamatan kalian dalam menjaukan diri dari penyebaran virus corona selama bekerja.

” Semoga kita selalu dalam lindungan Allah, dan semoga di berikan kekuatan sehingga bisa menghasikan data vilid. Tuturnya saat pelepasan. (red/vijay)

Jelang Coklit, PPK Rubaru Rapid Test Petugas Pemutakhiran Data (PPDP)

SUARA KITA

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep tengah memantapkan pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit). Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) mengikuti rapid test. Pelaksanaan rapid test terpusat di satu titik di Pendopo Kecamatan / Sekretariat PPK Rubaru, 15/7/20

Sebanyak 87 Petugas PPDP tersebar di 11 PPS/ Desa Se-Kecamatan Rubaru dirapid test.

“Abd. Hadi, Ketua PPK Rubaru, “rapid test kali ini sengaja dilaksanakan untuk memastikan kondisi kesehatan para petugas PPDP. Karna mereka bakal terjun ke masyarakat untuk memvalidkan data pemilih. Jika ditemukan di antara para petugas PPDP yang reaktive, maka oleh KPU Sumenep di suruh gantikan kepada orang lain,

“Selama Petugas PPDP turun ke lapangan, petugas diwajibkan untuk mengikuti protokol kesehatan yang ada. Karena petugas sudah di sediakan alat pelindung diri (APD) oleh KPU, tuturnya saat sambutan. (Red/vijay)

Jelang Coklit, PPK Rubaru Rapid Test Petugas Pemutakhiran Data (PPDP)

SUARA KITA

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep tengah memantapkan pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit). Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) mengikuti rapid test. Pelaksanaan rapid test terpusat di satu titik di Pendopo Kecamatan / Sekretariat PPK Rubaru, 15/7/20

Sebanyak 87 Petugas PPDP tersebar di 11 PPS/ Desa Se-Kecamatan Rubaru dirapid test.

Dukumentasi madura.suarakita.com rapid test PPDP di PPK Ruubaru

“Abd. Hadi, Ketua PPK Rubaru, “rapid test kali ini sengaja dilaksanakan untuk memastikan kondisi kesehatan para petugas PPDP. Karna mereka bakal terjun ke masyarakat untuk memvalidkan data pemilih. Jika ditemukan di antara para petugas PPDP yang reaktive, maka oleh KPU Sumenep di suruh gantikan kepada orang lain,

“Selama Petugas PPDP turun ke lapangan, petugas diwajibkan untuk mengikuti protokol kesehatan yang ada. Karena petugas sudah di sediakan alat pelindung diri (APD) oleh KPU, tuturnya saat sambutan. (Red/vijay)

Jelang Coklit, PPK Rubaru Rapid Test Petugas Pemutakhiran Data (PPDP)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep tengah memantapkan pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit). Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) mengikuti rapid test. Pelaksanaan rapid test terpusat di satu titik di Pendopo Kecamatan / Sekretariat PPK Rubaru, 15/7/20

Dukumentasi rapid tess PPDP di PPK Rubaru

Sebanyak 87 Petugas PPDP tersebar di 11 PPS/ Desa Se-Kecamatan Rubaru dirapid test.

“Abd. Hadi, Ketua PPK Rubaru, “rapid test kali ini sengaja dilaksanakan untuk memastikan kondisi kesehatan para petugas PPDP. Karna mereka bakal terjun ke masyarakat untuk memvalidkan data pemilih. Jika ditemukan di antara para petugas PPDP yang reaktive, maka oleh KPU Sumenep di suruh gantikan kepada orang lain,

“Selama Petugas PPDP turun ke lapangan, petugas diwajibkan untuk mengikuti protokol kesehatan yang ada. Karena petugas sudah di sediakan alat pelindung diri (APD) oleh KPU, tuturnya saat sambutan. (Red/vijay)

PPS Desa Bunbarat Lantik Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) Pilbub 2020

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep resmi menetapkan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih pada tanggal 10 juli 2020, melalui surat KPU Nomor: 245/ PL.02-kpt/ 3529/kpu-kab/VII/2020 Tentang Pendelegasian Wewenang Kepada Kepada Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Se- Sumenep untuk melantik Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) di Desa/ Sekretariat masing-masing

Panitian Pemungutan Suara (PPS) Desa Bunbarat Kecamatan Rubaru melaksanakan atau melantik Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di Sekretariat/Balai Desa Bunbarat Kecamatan Rubaru, 14/7/20

Dukumentasi Saat Pelantikan

“Ahmadi, menyapaikan kepada PPDP bahwasanya Petugas PPDP harus bekerja dengan teliti dan cermat saat turun kelapangan agar benar-benar menghasilkan data yang valid. Dan PPDP harus memakai APD Covid 19 yang telah diberikan oleh KPU Sumenep untuk menjaga penyebaran covid 19 terhadap Petugas PPDP.

“Memakai APD seperti Masker, pelindung wajah, sarung tangan dan lain-lain hal ini merupakan ikhtiar kita dalam menjaga penyebaran cobid 19. Karna KPU,PPK dan saya sebagay PPS tidak menginginkan ada klaster baru yang terpapar covid 19 dari penyelenggara Pilbub 2020 di sumenep, paparnya saat sambutan. (Red/vijay)

MENINGKATKAN KAPASITAS KERJA PENYELENGGARA, PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN (PPK) LAKUKAN BIMTEK PPS SE-KECAMATAN RUBARU

Untuk meningkatkan kapasitas kerja penyelenggara di tinggkat desa dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Tahun 2020 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) lakukan bimtek PPS Se-Kecamatan Rubaru, minggu,/12/7/20

Salah satu peningkatan kapasitas adalah melalui bimbingan teknis (Bimtek) terhadap semua PPS diwilayah Rubaru, agar lebih semangat lagi bekerja untuk mensukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 23 Desember mendatang.

“Abd. Hadi, ketua PPK Rubaru dalam sambutannya, “selain kita bekerja yang maksimal dan profesional maka juga perlu kita bekerja sesuai protokol kesehatan dan menjaga stamina/imun kita. Selalu pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan. Ini bagian dari ikhtiar kita dalam mengantisipasi penyebaran virus covid 19.

Beberapa hari kedepan, mulai besok senin 13 juli PPK juga akan melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) PPDP Se- Kecamatan Rubaru, untuk menyelaraskan pemahaman saat melakukan Coklit terhadap warga di wilayahnya masing-masing. Natinya Kerja PPDP jaga harus sesuai protokol kesehatan, semua APD PPDP sudah disiapkan oleh KPU Kabupaten. Imbuhnya, (red/vijay)

MENGENAL DARMA BATIK TULIS MADURA YANG MENUSANTARA

Pada umumnya Batik Tulis adalah salah satu jenis hasil proses produksi batik yang teknis pembuatan motifnya langsung ditulis secara manual. Alat untuk menulisnya atau yang biasa disebut canting terbuat dari tembaga dengan gagang dari bambu.

Jadi batik tulis inilah yang disebut-sebut sebagai batik asli warisan turun-temurun nenek moyang bangsa Indonesia, karena proses dan pengerjaannya yang masih tradisional dan manual tentunya. Di karenakan teknik pengerjaannya yang tradisional dan manual otomatis pengerjaannya lebih lama dan lebih rumit di banding dengan batik cap dan batik printing, tapi itu pula lah yang membuat batik tulis lebih berharga dan unik di banding batik lainnya.

Untuk terus menjaga Warisan leluhur Darto’ Pemuda Asal Pasongsongan yang saat ini berdomisili di Desa Mandala Kec. Rubaru Kab. Sumenep Beserta dua Rekannya Tazam dan Paidi, akhirnya berinisiatif untuk mendirikan Batik Tulis yang saat ini diberi Nama DARMA Batik Tulis Madura.
“Pendirian batik tulis ini memang tujuan awalnya adalah meneruskan kekreatifan leluhur yang diwariskan kepada kita untuk dilanjutkan sampai kapanpun, apalagi batik sudah menjadi bagian dari Budaya bangsa Indonesia yang sudah mendunia” Ujar Darto’ Perintis sekaligus Desainer Darma Batik.

Seiring berlajunya Zaman kurang lebih 3 tahun sejak beridirinya Darma Batik Tulis Madura, Pemasaran Sudah mulai dilakukan dengan Media Cetak maupun Online yang akhirnya mulai dikenal sampai Nusantara, hal itu dibuktikan dengan konsumen yang berdatangan dari berbagai penjuru Nusantara.

“Alhamdulillah saat ini pemesan Batik Darma sudah semakin meluas, dari Lokal Madura itu sendiri, Jawa Timur, Jawa Tengah, Semarang, Bali dan Jakarta, bahkan sampai ke Aceh” Tutur Paidi Salah satu perintis dan Marketing Darma.

Hal itu semua terjadi bukan dengan kebetulan belaka, akan tetapi karena ketekunan dan updatenya motif serta kepuasan Pelayanan konsumen juga dijadikan nomor satu untuk keberlanjutan Usaha Darma Batik Tulis ini .

“ketekunan, Updatenya Motif dan pelayanan yang memuaskan pada konsumen adalah Hal yang terpenting dalam Pengembangan usaha ini, apalagi di Darma Batik mengutamakan, Limited Edition, Pemesenan Motif Sesuai selera Konsumen yang tentunya keistimewaan dan keawetan dari batik Darma ini harus dipertahankan semaksimal mungkin, makanya kita bisa memberi Garansi pada konsumen setiap pembelian batik Darma” Tegas Tazam Sebagai Manajer Darma Batik.

Siap menerima pesanan: Whatsapp/Telpn : 0852-0318-9443

Salah satu pemesan Darma Batik Madura