Sumenep|suarakita.com Kegiatan belajar-mengajar untuk kelas akhir kini memasuki tahap akhir, yakni Ujian Madrasah. Kegiatan yang diagendakan mulai pada hari senin bertepatan dengan tanggal 23 Maret 2021 ini berlangsung tanpa kendala yang berarti.
Berbeda dengan ujian madrasah sebelumnya, ujian ini dilaksanakan secara daring dengan model tatap muka terbatas. Ujian madrasah di MTs. Darussalam Karangnangka Rubaru Sumenep untuk tahun 2021 mengandalkan goggle form sebagai basis soal, dan dilaksanakan di Madrsah setempat. (24/3/21)
Kepala MadrasahMTs. Darussalam, “Faiqotul Hasyanah, S.Pd, “menuturkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk peningkatan kemampuan peserta didik terhadap IT. “Kita harusnya melek teknologi, meski pandemi UM tetap lanjut,” tegasnya,
Sementara itu ketua panitia, Arbaina S.Pd. memaparkan “alhamdulillah ujian madrsah (UM) mulai kemarin sampai hari ini berjalan lancar, saya selaku ketua pantia menyampaikan terimakasih kepada bapak/ibu guru MTs. Darussalam yang telah bersusah payah, baik dari pembuatan soal sampai di upload ke google form demi lancaranya UM di MTs. Darussalam. Imbuhnya. Red/vijay
Dalam rangka menyemarakan Harlah Nahdlatu Ulama Ke 98 secara Nasional MWC NU Rubaru Gelar Khotmil Qur’an sebagai bentuk syukur kita sebagai warga Nahdiyyin atas perjuangan para Muasis NU dan untuk kejayaan Nahdlatul Ulama serta keselamatan bangsa Indonesia yang kita cintai ini. Uasai Khotmil Qur’an yang bertempat di Kantor MWC Rubaru. Ahad, 28/02/2021
Dok. Khotmil Qur’an dan Kuliah Ke-NU-an dalam rangka Harlah NU Ke-98
Acara Khotmil Qur’an dan Kuliah Ke-NUan di hadiri oleh Musytasyar, Rois Syur’ah, pengurus MWC NU, Ranting, Lembanga dan Banom se MWC NU Rubaru serta Tokoh Agama setempat.
“K. Mohammd Sadik, ketua MWC NU Rubaru menyanpaikan dalam sambutanya” Kegiatan memperingati lahirnya Nahdlatul Ulama merupakan intruksi langsung dari PBNU untuk dilaksanakan sebagai bentuk syukur kita warga nahdiyyin guna mengenang para Muassis yang telah bejuang untuk memperkokoh ajaran ahlussunnah waljamaah di Indonesia, makanya di MWC NU Rubaru mengisi acara harlah NU ke-98 dengan Khotmil Qur’an. Terangnya
Usai acara khotmil qur’an dilanjutkan denga Kuliah Ke NUan oleh “KH. Nurul Adhim beliau sebgai Musytasyar MWC NU rubaru.
Dok. Lounching Ambulance BMT NU Gratis untuk warga Nahdiyyin rubaru
Diakhir rangkaian kegiatan khotmil qur’an dan kuliah ke nu-an ini, Lounching Mobil Ambulance gratis BMT NU Cabang Rubaru untuk kepentingan warga Nahdiyyin Khususnya di lingkungan MWC NU Rubaru, yang di Lounching langsung oleh Rois Syu’ah MWC NU rubaru “Kh. Ali Murtadlo (vijay)
Prof. Babun Suharto, Kisah Tukang Sapu ke Kursi Rektor Yang Mempercayai Darma Batik Madura untuk menggarap Seragam Batik untuk Stafnya.
Kerja keras dan keinginan kuat untuk mengembangkan kapasitas diri adalah kunci dan modal yang telah dibuktikan sendiri oleh Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE. MM, Rektor IAIN KH. Ahmad Shiddiq Jember yang Kini berubah menjadi UIN Jember Jawa Timur.
Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE. MM,
Ditemui saat berada di Bali dalam rangka sebuah acara oleh aswajadewata.com, Pria asal Madura ini mengisahkan sekelumit perjalanan karirnya hingga mencapai jabatan Rektor di perguruan Tinggi Islam dengan sekitar 18.000 mahasiswa itu di hotel tempatnya menginap di daerah Kuta (25/12).
“Saya mengawali karir di kampus sebagai tukang sapu dan juru ketik di tata usaha dengan berbekal ijazah SMA,” kenangnya
Berawal dari sana Babun muda mampu mengumpulkan biaya untuk menempuh pendidikan tinggi di sebuah kampus lain di kota Jember. Kuliah itu dilakukan diluar jam kerjanya sebagai tenaga honorer di IAIN Jember yang saat itu masih bernama STAIN Jember.
Tidak hanya sebagai mahasiswa biasa, Babun juga menjadi aktivis NU di kalangan mahasiswa yang militan dan terlibat langsung dalam aksi-aksi pasca tergulingnya pemerintahan Orba di awal tahun 2000. Dirinya termasuk sebagai unsur dari kalangan muda NU saat itu yang pergi ke Jakarta untuk mendukung Gus Dur yang menurut sebagian kalangan dilengserkan melalui proses inkonstitusional.
pada era itu Gus Dur menjadi inspirasi banyak aktivis muda NU dalam hal pembaharuan pola pikir kebangsaan dengan prinsip pluralitas, kemanusiaan dan perdamaian dunia. Dimana sebelumnya pada zaman Orde Baru menjadi hal yang sangat langka diutarakan.
Dalam konteks era millenium sekarang, Babun banyak mengadopsi pemikiran Gus Dur dalam menjalankan kebijakan-kebijakannya sebagai Rektor IAIN Jember, salah satunya dengan melihat kemungkinan menerima mahasiswa non-muslim yang berniat kuliah di sana. Dia juga mengatakan dalam setiap penerimaan mahasiswa baru IAIN Jember bahwa kampus bukanlah tempat mencari pekerjaan, tapi tempat mencari ilmu. Dia meminta agar para mahasiswa baru itu meluruskan niat dan bersungguh-sungguh dalam belajar.
“Generasi muda NU sekarang harus mampu menyikapi persoalan bangsa yang lebih luas, tidak hanya terpaku pada hal-hal yang itu-itu saja. Harus ada gerakan dalam menyiapkan kapabilitas SDM NU untuk memasuki abad kedua usia organisasi ini,” katanya.
Menurutnya dari segi kuantitas dan kualitas SDM, NU sudah sangat cukup, hanya perlu managemen yang lebih efektif dan kesadaran untuk tidak larut dalam penggiringan opini pihak-pihak yang tidak suka kepada NU.
“Fungsi semua Lembaga dan banom yang ada harus dioptimalkan sehingga dapat bersama menjadi sebuah komponen yang saling mendukung satu dengan lainnya. Hindari terjebak dalam issue-issue yang tidak kondusif dan sengaja diciptakan oleh pihak lain sehingga kita kehilangan fokus terhadap hal-hal yang lebih urgent,” jelasnya’
Kiprah Prof. Babun dalam bidang akademik tidak hanya berhenti di kursi Rektor IAIN KH. Ahmad Shiddiq Jember saja, bahkan saat ini dirinya menjadi Ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Se-Indonesia untuk periode kedua.
Terkait tugas yang diembannya ini Babun menjelaskan, ada tiga fokus yang akan dilakukan untuk membawa PTKIN ke arah yang lebih baik, terutama menyongsong Revolusi Industri 4.0. “Pertama kali yang akan kami lakukan tentu penguatan mutu SDM. Lalu penguatan mutu kelembagaan, dan yang pasti kita akan kembangkan kerja sama dengan pihak lain, seperti perguruan tinggi di bawah Kemenristek Dikti,” pungkasnya.
Diawal bulan tahun 2021 Prof. Babun melalui salah seorang temannya di Madura menitip untuk digarapkan seragaman untuk stafnya. Akhirnya oleh seorang temannya diperkenalkan salah satu sentra yang masih dini namun sudah banyak berkiprah di Bumi Nusantara dibidang batik tulis yaitu Sentra Darma Batik Madura.
Hal ini membuat Tazam selaku Manajer Darma Batik Madura sangat bangga karena bisa dipercaya membuatkan batik oleh seorang yang sangat menginspirasi Pemuda Madura.
“Kami sangat bangga bisa dipercaya oleh Beliau Prof. Dr. H. Babun Suharto yang juga kelahiran asli madura untuk menggarap batik untuk pribadi dan seragam untuk karyawannya, hal ini tentunya membuat kami untuk lebih Optimal lagi dalam berkarya, baik dalam Kualitas batik dan Keistimewaan Motifnya, sehingga Darma Batik mampu memenuhi keinginan konsumen sesuai seleranya”.
Prof. Babun melalui Media WhatsApp sangat bangga dengan karya batik anak sumenep madura ini, baik dari motif yang elegan dan mampu memenuhi selera kami.
“Saya sangat bangga dengan karya batik tulis madura ini, motifnya yang elegan dan mampu memenuhi selera kami, pokoknya sangat cocok untuk kami” Pangkasnya. (Kang Tazam)
Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya. Sabda Nabi Saw inilah yang menjadi spirit utama yang melandasi terlaksananya kegiatan sosial bertajuk “Ansor Rubaru Peduli Dhuafa” yang dilaksanakan oleh PAC GP Ansor Rubaru, Jum’at, (01/01) di Desa Rubaru, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep.
Suarakita.com
“Kegiatan ini dilaksanakan di awal momen pergantian tahun 2021 sebagai penanda bahwa Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Rubaru siap menyambut tahun 2021 sebagai tahun kegiatan. Kita akan mengaktifkan kegiatan-kegiatan baik di tingkat PAC maupun Ranting”. Tutur Mahmudi selaku ketua PAC GP Ansor Rubaru.
Pukul 14.30 kegiatan dimulai. Dipandu oleh Ketua Ansor Ranting Rubaru, sahabat Moh. Faid, para pengurus PAC GP Ansor Rubaru menyusuri jalanan setapak menuju lokasi target dhuafa. Pada kegiatan Ansor Rubaru Peduli Dhuafa kali ini, ada dua target dhuafa lansia yang mendapatkan santunan. Santunan berupa bahan sembako dan keperluan untuk mandi-nyuci yanng bisa dipakai untuk kebutuhan hidup sehari-hari.
Target pertama bernama nenek Supar warga dusun Bara’ Saba rt/rw 03/02. Nenek Supar tinggal sendirian. Suaminya sudah lama meninggal. Sementara putranya sudah menikah dan tinggal di rumah istrinya. Praktis, kebutuhan hidup harian nenek Supar ditanggung sendirian. Kondisi inilah yang membuat ketua Ranting desa Rubaru menjadikannya sebagai target santunan kali ini.
Sementara target kedua bernama nenek Disa, warga dusun Galagas rt/rw 04/04, desa Rubaru. Kondisi nenek Disa tidak jauh berbeda dengan nenek Supar. Statusnya sebagai janda membuatnya harus pontang-panting banting tulang untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidup kesehariannya. Putra-putrinya juga sudah ikut pasangannya masing-masing. “Sesekali anak-anak pulang menjenguk saya, saya”. Demikian nenek Disa menjelaskan kepada kami.
Nenek Supar dan Disa merupakan potret nyata kondisi sosial warga masyarakat kita hari ini. Di luar sana masih banyak para dhuafa lansia yang kondisinya sama dengan nenek Supar dan nenek Disa. Bahkan yang lebih miris, banyak. Untuk itu PAC GP Ansor Rubaru berkomitmen untuk terus aktif menyalurkan santunan kepada para dhuafa lansia khususnya di Kecamatan Rubaru. Semoga ke depan, komitmen positif ini bisa berjalan dengan sukses.
Sumenep, Pimpinan Anak Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PAC. PERGUNU) Rubaru masa khidmat 2020-2025 merancang program kerja selama 2.5 tahun kedepan. Dalam acara ini di hadiri oleh PC. Pergunu Sumenep dan beberapa stikehorder NU di kecamatan rubaru, 22/11/20
Dukumentasi suarakita.com
Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Pergunu Sumenep, “Mohammad Sholeh, M.Pd, menyampailan Pergunu harus berperan aktif ambil bagian dalam mencerdaskan anak-anak Bangsa, termasuk mengawal kebijakan-kebijakan bidang pendidikan agar tetap prorakyat.
Lanjut “Arofiq, Kutua Pac. Pergunu Rubaru menekankan, pendidikan moral anak didik harus menjadi prioritas pergunu rubaru. Pembentukkan karakter yang mulia adalah lebih penting dari sekadar tingkat kelulusan. Ujarnya
Rapat Kerja Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PAC. PERGUNU) Rubaru masa khidmat 2020-2025 di pimpin langsung oleh “Abd. HADI dan Ubaidillah beliau berdua Mantan Ketua PC. IPNU Sumenep dimasanya.
Semoga rapat kerja kali ini menghasilkan program yang bisa mendorong kemajuan lembaga dan pendidik NU di kecamatan Rubaru. (Red/vijay)
Sumenep, suarakita.com| Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Lembaga dan Banom NU Sekecamagan Tasyakuri Khotmil Qur’an sekaaligus Maulid Nabi Muhammad SAW. Sabtu, 14/11/20
Dukumentasi Kegiatan Khotmil Qur’an dan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan khotmil qur’an yang di gerakan oleh pemuda Nahdlatul Ulama di kecamatan Rubaru – Sumenep. Dengan harapan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan untuk keselamatan Bangsa Indonesia negri yang kita cintai ini.
Setelah 30 kali putaran Khotmil Qur’an secara online yang di ikuti oleh sebagian Pengurus MWC, lembaga dan Banom (Penggerak NU, Pergunu, Ansor, Isnu dan Ipnu) Se-Rubaru. Dilaksanakan Tasyakuran beesama dan Maulid Nabi Muhammad SAW yang di tempatkan di Kantor MWC NU Rubaru
Kegiatan ini di hadiri oleh Pengurus MWC, Ranting, Lembaga – Banom dan simpatisan warga nahdiyyin di rubaru. Dan dilanjut dengan tausiah keagamaan oleh KH. Imam Hedriyadi wakil ketua rois PC. NU Sumenep.
“K. Sadik ketua MWC dalam sambutannya, mengapresiasi kepada penggerak NU di rubaru sudah aktif melaksanakan khotmik qur’an secara online. Alhamdulillah sampai saat ini sudah menyelesaikan 30 kali putaran. Ketua MWC berharap kegiatan seperti ini harus terus di lestarikan di kalangan Nahdiyyin. Dengan harapan untuk keselamatan warga Nahdiyyin dan Bangsa Indonesia. (Red/vijay)
Suarakita.com|Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Rubaru Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, plenokan daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) di tingkat kecamatan secara terbuka yang bertempat di pendopo kecamatan rubaru . Kamis, 8/10/20
Setelah Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-kecamatan rubaru melaksankan pleno daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) di tingkat desa, maka perlu kiranya Penitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Rubaru merekap daftara pemilih sementara hasil perbaikan dan di plenokan secara terbuka.
Dalam acara pleno terbuka daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) di hadiri oleh seluruh stakeholder di kecamatan rubaru baik dari seluruh jajaran PPK, PPS Se-Rubaru, Bawaslu, Forokopimcam, polsek, danramil, dan juga dihadiri oleh Tim Pasangan calon nomor urut 1 dan 2.
Pleno terbuka ini di awali dengan pembacaan yasin bersama memohon keselamatan dan kelancaran dalam tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati sumenep. Dan mematuhi protokol kesehatan covid-19 menjadi prioritas semua penyelenggara di kecamatan rubaru. Hal ini ikhtiar kita selamat dari penyebaran covid-19.
“Abd. Hadi, ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Rubaru menyampaikan, dalam rapat pleno terbuka kali ini alhamdulillah jumlah pemilih pemilihan bupati dan wakil bupati sumenep di kecamatan rubaru bertambah dari pemilu sebelumnya. (Red/vijay)
Sumenep|suarakita.com, Momentum peringatan tahun baru hijjriya 1442 masih terus di menjadi agenda bersar di kalangan kaum muslimin. Karna hal ini bagian dari mengenang sejarah yang luar biasa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah, tentu saja kalangan ummat islam merayakannya dengan kegitan yang bisa mendekatkan diri kepada Allah swt. Seperti Ranting NU Bunbarat, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, rayakan Tahun Baru Hijjriyah 1442 H dengan Pengajian Umum Ahad, 6/9/20
Dukumentasi peringati tahun baru hijjriyah 1442 di Ranting Nu Bunbarat, Media Online suarakira.com
Dalam pantauan media http://www.suaratkita.com, dalam acara ini nampaknya para nahdiyyin sangat antusias menghadiri acara ini. Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU), Lembaga dan Banom NU, baik dari Pergunu, GP Ansor, Fatayat, IPNU, IPPNU, Ranting Se-Kecamatan Rubaru dan ribuan Warga Nahdiyyin kompak hadir.
Rangkaian acara yang dilaksanakan di momen besar ini, pertama dibuka dengan pembacaan istighasah yang di pimpin oleh K. Abdullah Wakil Ketua Rois Suriyah MWC NU Rubaru, Pembacaan ayat suci al-qur’an, sholawat dan di lanjut dengan pengajian yang diisi langsung oleh pencerah yang sangat disukai banyak orang di madura, KH. Musleh Adnan salah satu pengasuh pondok pesantren di pamekasan.
“M. Nida ketua panitia, menyampaikan banyak terimakasih di depan ribuan Warga Nahdiyyin ” terimakasih banyak kepda warga nahdiyyin yang telah ikut serta mensukseskan acara Peringati Tahun Baru Hijjiriyah 1442 yang di kemas dengan pengajian umum yang di adakan oleh teman-teman pengurus ranting nu bunbarat rubaru ini. Berkat doa dan serta dukungan materi dari warga nahdiyyin, sehingga acara pengajian sebesar ini.
Sementara Ketua ranting Nu bunbarat “akhmadi, berharap acara sperti ini semoga bisa terlaksana di setiap hari besar islam. Dan kami sengaja kegiatan ini dikemas dengan pengajian umum agar kita bisa bermuhasabah untuk mengingatkan diri kita untuk melakukan hal hal yang lebih baik.
“Di Kegitan Pengajian Umum Peringati Tahun Baru Hijjiriyah 1442 ini, murni swadaya warga nahdiyyin. Alhamdulillah ada yang berpartisipasi berupa uang, air meneral, jajan dan nasi bungkus. Karna NU milik kita bersama bukan milik perorangan, dengan cara seperti ini, agar kita merasa memiliki terhadal Nahdlatul Ulama yang ada di bunbarat ini, imbuhnya. (Red/vijay)
Sumenep|suarakita.com Dalam rangka mengahadapi pemilukada serentak 2020, Penitia Pemilhan Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep melaksanakan rapat pleno terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP), untuk data Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep dalam pemilu serentak yang akan di laksankan pada bulan desember Mendatang. Kamis 03/09/20
Dukumentasi Rapat Pleno Terbuka DPHP Tingkat PPK
Rapat Pleno DPHP tingkat kecamatan ini dimulai sejak pagi jam 09.00 Wib, bertempat di kantor MWC NU Rubaru. Rapat pleno kali ini di hadiri oleh, PPK Rubaru, Ketua dan Anggota PPS Se-Kecamatan Rubaru, Bawaslu kecamatan, Forkopimcam, Polsek dan Danramil.
“Arif Susanto, M.S.I, camat rubaru, dalam sambutanya, dikecamatan rubaru dari pemilu sebelumnya antar lembaga/penyelenggara sangat kondusif, mari kekondusifan seperti itu kita perlu lestarikan bersama, agar pelaksanaa pemilihan bupati dan wakik bupati berjalan lancar. Kami berharap, Jika ada masalah mari dipecahkan bersama jangan sampai diekspos. Tapi semoga tidak ada maslah, harapannya.
“Abd Hadi, ketua PPK menyampaikan, Dalam rapat pleno kali ini di kecamatan rubaru jumlah pemilih tidak memenuhi syarat lebih 2 ribu TMS, karna banya data yang di TMSkan di pelihan sebelumnya masih muncul kembali. Dan pastinya juga banyak kekurangan di rapat pleno kali ini, jika misal ada saudara/tetangga yang tidak masuk dalam Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran Pemilih (DPHP) yang di pleno kawan-kawan PPS kemarin, itu bukan kelalaian kinerja teman PPDP dan PPS di bawah dan juga bukan membatasi hak pilihnya mereka. Karna kita manusia yang pasti banyak keterbatasan. Hal itu masih bisa di masukkan di pleno terbuka berikutnya.
“Pemuda milenial itu berharap, kawan-kawan PPS harus bisa menjaga stamina dan kesehatannya, karna malai hari ini kita sudah masuk pada tahapan yang sangat krusial. Banya pekerjaan yang harus dikerjakan di tahapan berikutnya. Semoga kita mampu melaksanakan. Imbuhnya
Rapat pleno DPHP tingkat PPK di pimpin oleh div. Data PPK bapak Fadlillah. Alhamdulillah berjalan dengan lancar. (Red/vijay)
Bulan Muharam adalah bulan yang istimewa bagi umat Islam. Selain peringatan tahun baru Hijriyah pada tanggal 1 Muharram 1442 , sebagian masyarakat juga menganggap bahwa tanggal 10 Muharram (10 asuro) adalah Hari Raya atau lebaran anak yatim. Sebab pada saat itu banyak orang yang memberikan perhatian dan santunan kepada mereka. Seperti yang dilakukan oleh PAC. Pergunu Rubaru Sumenep. sabtu, 29/8/20
Santunan Anak Yatim (suarakita.com)
Mementum kali ini selain memberikan santunan kepada yatim, juga mengenalkan Pergunu rubaru kepada masyarakat luas dan lembaga-lembaga pendidikan di kecamatan rubaru.
” Arofiq, S.Pd.I, ketua PAC Pergunu Rubaru menyampaikan, “Ini adalah wujud kepedulian dan rasa sayang kami kepada anak yatim yang ada di lembaga Pendidikan di rubaru. Di tanggal 10 asuro ini Kami PAC. Pergunu Rubaru masih mampu memberikan santunan dan bersilaturrahim ke dua lembaga ” Nurul Ulum di desa mandala dan PAUD Melati di desa duko, santunan ini berupa beras, uanng, buku, dan masker kepada enam orang anak yatim, semoga niat baik kami tercatat amal ibadah oleh Allah.
“Kami merasa senang mendapatkan perhatian baik dari masyarakat dan di dua lembaga itu, selain kegiatan kesosialan seperti ini, kami akan terus bersilaturrahim kepada masyrakat dan lembaga-lembaga pendidikan di rubaru untuk bersama- sama membesarkan PAC. Pergunu Rubaru. (red/vijay)
Suarakita.com|Beragam rangkaian kegiatan dalam memeriahkan tahun baru Hijriah 1442. Banyak kegiatan-keiatan yang dilaksanakan oleh ummat islam. Seperti Ranting Nahdlatul Ulama Desa Kalebengan Kecamatan Rubaru Sumenep, Peringati dengan Istighasah. Rabu (19/8/20)
Suarakita.com
Ribuan Nahdliyin se-desa kalebengan kecamatan rubaru hadiri istighasah. Kegiatan ini di awali dengan Istighasah dan pembacaan do’a akhir tahun dan awal tahun yang di pimpin oleh dewan syuriyah MWC NU Rubaru KH. Moh. Iyadh Ansor Pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi yang ada di Desa Kalebengan, kemudian dilanjutkan denga tausiah oleh K. Mudzakkir wakil ketua MWC NU setempat.
“K. Ahmad Zuhdi, Ketua Ranting Desa Kalebengan Kecamatan Rubaru merasa bangga atas terlaksananya kegiatan ini dan kekompakan para Nahdiyyin untuk menghadiri acara Instighasah memperingati tahun baru hijriyah 1442. Hal ini perlu dilestarikan di setiap tahun untuk bisa bermuhasabah dan berupaya untuk mengingatkan diri agar senantiasa melakukan amal kebaikan dan menghindari segala sesuatu dari keburukan.
“Selain itu bisa berdo’a akhir-awal tahun bersama para kiai, dan banyak ilmu yang didapat dari mauidhoh hasanah di kegiatan malam ini. Ungkap Kiai muda yang menjadi penggerak Nahdlatul Ulama di desanya. (red/vijay)
Pimpinan Anak Cabang Persatuan Guru Nahdatul Ulama (PAC Pergunu) Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, adakan Upgrading dan Ta’aruf Pengurus Masa Khidmat 2020-2025, Minggu (2/8/20).
Kegiatan ini dihadiri PC Pergunu Sumenep, jajaran Tanfidziyah dan Rois Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Rubaru. Dan kegiatan ini dibuka dengan tahlil bersama.
Ketua PAC Pergunu Rubaru Arofiq, memohon doa kepada semua kiai sepuh MWC NU Rubaru, agar semua doa dan harapkan tercapai. Mengingat Kualitas guru di Rubaru saya pikir sangat progres, Karena semua guru di Rubaru sudah bisa berkreasi,”
Arofiq, berharap semua pengurus Pergunu diharapkan dapat bekerjasama untuk meningkatkan kualitas guru di Rubaru, karna tanpa kekompakan sangat sulit untuk mencapai suatu kegiatan dalam membesarkan pergunu dan meningkatkan kualitas guru di kecamatan rubaru.
” lanju Ketua Pimpinan Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PC PERGUNU) Sumenep Mohammad Sholeh, profesi yang paling mulia adalah guru. Jadi kita sebagai guru harus ikhlas dalam mengabdi dan meningkatkan kualitas pendidikan,
“Semoga kita selalu semangat untuk berkhidmat, mengawal guru-guru bintang sembilan semakin gemilang, harapanya”. (red/vijay)
Sehari menjelang Hari Raya Idul Adha, Kamis (30/07), Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Rubaru mengadakan kegiatan rutin bulanan bertajuk “Ansor Rubaru Peduli Dhuafa dan Anak Yatim di Desa Mandala Rubaru Sumenep”.
Ansor Rubaru Peduli
Kegiatan kali ini sengaja dilaksanakan sehari menjelang Hari Raya Idul Adha dengan niatan agar santunan yang diberikan bisa sedikit membantu keperluan harian target dhuafa esok hari saat Hari Raya Idul Adha berkumandang.
“Kegiatan kali ini sengaja kami laksanakan sehari menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha dengan harapan bantuan sembako ini bisa bermanfaat bagi target dhuafa karena esok hari sudah melaksanakan Hari Raya Idul Adha”. Tutur Mahmudi selalu Ketua PAC. GP. Ansor Rubaru.
Target dhuafa pertama bernama Safurin. Saat kami temui, kakek yang tinggal sendirian di gubuknya terlihat sangat bahagia meski mengaku kondisinya kurang begitu fit. Ucapan terima kasih berkali-kali disampaikan setelah mendapatkan santunan paket sembako. Kakek Safurin sendiri merupakan warga NU tulen. Di usianya yang sudah sangat sepuh, beliau masih menimpan kartu tanda warga NU sebagai tanda kebanggaan menjadi warga NU.
Sementara target kedua bernama ibu Suri, warga desa Mandala rt/rw 004/003. Ibu Suri tinggal sendirian di rumahnya. Saat sampai di lokasi, sahabat-sahabat Ansor Rubaru sempat kaget demi melihat kondisi rumah yang ditempati. Sangat memprihatinkan. Jauh dari kata layak.
Retakan-retakan di dinding, dan ditambah dengan adanya beberapa kayu penyangga yang digunakan untuk menyangga rumah supaya tidak roboh. Maklum saja, kondisi rumah Ibu Suri sudah agak miring karena termakan usia. Akses jalan menuju lokasi juga tidak mudah. Kami harus melewati jalan yang rusak. Melewati areal jalan naik-turun persawahan. Posisi rumah Ibu Suri juga cuma sendirian. Tanpa tetangga. Benar kondisi yang memprihatinkan.
Setelah coba kami tanyakan soal keberadaan keluarga, ibu Suri hanya menjawab dengan senyum masam bahwa keluarganya sudah tidak ada. Bapak, ibu dan suaminya sudah meninggal dunia. Sementara ibu Suri sendiri tidak memiliki keturunan. Praktis hidupnya benar-benar dijalani sendirian. Membiayai kebutuhan hidup sehari-hari dari hasil bertani ala kadarnya. “Kadang ada. Sering juga tidak ada. Yah, namanya juga hidup sendiri. Juga jauh dari tetangga, Nak!”. Demikian ibu Suri menjelaskan.
Semoga pemberian santunan paket sembako dari PAC. GP. Ansor Rubaru kali ini benar-benar dapat membantu kedua target dhuafa. Target yang benar-benar tepat sasaran. Terlebih esok hari kita semua akan merayakan Hari Raya Idul Adha. Insya Allah bantuan paket sembako akan sangat bermanfaat bagi kedua target dhuafa. Amin… (red/am, editing vijay)
suarakita.com|Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Bunbarat Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep, melakukan evaluasi terkait proses Pencocokan dan Penelitian (Pencoklitan) dan laporan 7 hari pertama yang digelar sejak tanggal 15 hingga 21 Juli 2020, Evaluasi pencoklitan tersebut di tempatkan di sekretariat kerja PPS Bunbarat. Pada Selasa (21/7/20)
Dukumentasi Kegiatan Evaluasi PPS Bunbarat
Evaluasi ini dihadiri oleh sejumlah pihak Stakeholder penyelenggara, mulai dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Rubaru, Panitia Pengawas Desa (PD), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Staf, dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Bunbarat
Anngota PPK Rubaru, Sufyan Auri mengatakan, “Tujuan diadakannya evaluasi ini adalah untuk mengetahui sejauh mana memvalidasi Data Pemilih yang di coklit, apakah sudah benar sesuai atauran yang ada. “Artinya, hasil coklit PPDP selama 7 hari pertama apakah sudah sesuai dengan aturan yang ada, apa belum,”
” Data pemilih memang harus divalidasi dalam rangka menyongsong Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep yang akan digelar pada 09 Desember tahun 2020 mendatang. Tuturnya
“Ahmadi, Ketua PPS Bunbarat menambahkan, “evaluasi 7 hari kali ini untuk mengetahui berapa persen yang sudah selesai di validasi oleh teman-teman PPDP. Dan Ketua PPS pastikan kerja coklit PPDP mendatangi rumah warga dan mencocokan sesuai dengan dukumen kepemilikan warga, KK dan E-KTP yang ada. (red/vijay)
Panitia Pemungutan Suara (PPS) Bunbarat Kecamatan Rubaru tegaskan kepada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk melaksanakan tugasnya melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih secara benar dan sungguh-sungguh. Sabtu, 18/7/20
Dukumentasi saat pelepasan Petugas PPDP di Desa Bunbarat
Untuk memvalidkan data pemilih petugas PPDP mencoklit dan mendatangi rumah ke rumah (door to door) untuk mencocokkan dengan dukumen KK dan E-KTP milik warga.
“Ahmadi, S.Pd.I. Ketua PPS, anggota dan staf di Desa Bunbarat ini, akan terus memantau dan memonitoring kerja Petugas PPDP di seriap TPS. Karna Coklit kali ini benar-benar untuk memvalidkan data pemilih dalam pemilihan bupati dan wakil bupati sumenep di 9 Desember mendatang.
” Dan jangan lupa selama kalian mencoklit ke rumah warga APD harus terpasang rapi. Hal itu merupakan ikhtiar keselamatan kalian dalam menjaukan diri dari penyebaran virus corona selama bekerja.
” Semoga kita selalu dalam lindungan Allah, dan semoga di berikan kekuatan sehingga bisa menghasikan data vilid. Tuturnya saat pelepasan. (red/vijay)
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep tengah memantapkan pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit). Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) mengikuti rapid test. Pelaksanaan rapid test terpusat di satu titik di Pendopo Kecamatan / Sekretariat PPK Rubaru, 15/7/20
Sebanyak 87 Petugas PPDP tersebar di 11 PPS/ Desa Se-Kecamatan Rubaru dirapid test.
“Abd. Hadi, Ketua PPK Rubaru, “rapid test kali ini sengaja dilaksanakan untuk memastikan kondisi kesehatan para petugas PPDP. Karna mereka bakal terjun ke masyarakat untuk memvalidkan data pemilih. Jika ditemukan di antara para petugas PPDP yang reaktive, maka oleh KPU Sumenep di suruh gantikan kepada orang lain,
“Selama Petugas PPDP turun ke lapangan, petugas diwajibkan untuk mengikuti protokol kesehatan yang ada. Karena petugas sudah di sediakan alat pelindung diri (APD) oleh KPU, tuturnya saat sambutan. (Red/vijay)
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep tengah memantapkan pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit). Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) mengikuti rapid test. Pelaksanaan rapid test terpusat di satu titik di Pendopo Kecamatan / Sekretariat PPK Rubaru, 15/7/20
Sebanyak 87 Petugas PPDP tersebar di 11 PPS/ Desa Se-Kecamatan Rubaru dirapid test.
Dukumentasi madura.suarakita.com rapid test PPDP di PPK Ruubaru
“Abd. Hadi, Ketua PPK Rubaru, “rapid test kali ini sengaja dilaksanakan untuk memastikan kondisi kesehatan para petugas PPDP. Karna mereka bakal terjun ke masyarakat untuk memvalidkan data pemilih. Jika ditemukan di antara para petugas PPDP yang reaktive, maka oleh KPU Sumenep di suruh gantikan kepada orang lain,
“Selama Petugas PPDP turun ke lapangan, petugas diwajibkan untuk mengikuti protokol kesehatan yang ada. Karena petugas sudah di sediakan alat pelindung diri (APD) oleh KPU, tuturnya saat sambutan. (Red/vijay)
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep tengah memantapkan pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit). Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) mengikuti rapid test. Pelaksanaan rapid test terpusat di satu titik di Pendopo Kecamatan / Sekretariat PPK Rubaru, 15/7/20
Dukumentasi rapid tess PPDP di PPK Rubaru
Sebanyak 87 Petugas PPDP tersebar di 11 PPS/ Desa Se-Kecamatan Rubaru dirapid test.
“Abd. Hadi, Ketua PPK Rubaru, “rapid test kali ini sengaja dilaksanakan untuk memastikan kondisi kesehatan para petugas PPDP. Karna mereka bakal terjun ke masyarakat untuk memvalidkan data pemilih. Jika ditemukan di antara para petugas PPDP yang reaktive, maka oleh KPU Sumenep di suruh gantikan kepada orang lain,
“Selama Petugas PPDP turun ke lapangan, petugas diwajibkan untuk mengikuti protokol kesehatan yang ada. Karena petugas sudah di sediakan alat pelindung diri (APD) oleh KPU, tuturnya saat sambutan. (Red/vijay)
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep resmi menetapkan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih pada tanggal 10 juli 2020, melalui surat KPU Nomor: 245/ PL.02-kpt/ 3529/kpu-kab/VII/2020 Tentang Pendelegasian Wewenang Kepada Kepada Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Se- Sumenep untuk melantik Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) di Desa/ Sekretariat masing-masing
Panitian Pemungutan Suara (PPS) Desa Bunbarat Kecamatan Rubaru melaksanakan atau melantik Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di Sekretariat/Balai Desa Bunbarat Kecamatan Rubaru, 14/7/20
Dukumentasi Saat Pelantikan
“Ahmadi, menyapaikan kepada PPDP bahwasanya Petugas PPDP harus bekerja dengan teliti dan cermat saat turun kelapangan agar benar-benar menghasilkan data yang valid. Dan PPDP harus memakai APD Covid 19 yang telah diberikan oleh KPU Sumenep untuk menjaga penyebaran covid 19 terhadap Petugas PPDP.
“Memakai APD seperti Masker, pelindung wajah, sarung tangan dan lain-lain hal ini merupakan ikhtiar kita dalam menjaga penyebaran cobid 19. Karna KPU,PPK dan saya sebagay PPS tidak menginginkan ada klaster baru yang terpapar covid 19 dari penyelenggara Pilbub 2020 di sumenep, paparnya saat sambutan. (Red/vijay)
Untuk meningkatkan kapasitas kerja penyelenggara di tinggkat desa dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Tahun 2020 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) lakukan bimtek PPS Se-Kecamatan Rubaru, minggu,/12/7/20
Salah satu peningkatan kapasitas adalah melalui bimbingan teknis (Bimtek) terhadap semua PPS diwilayah Rubaru, agar lebih semangat lagi bekerja untuk mensukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 23 Desember mendatang.
“Abd. Hadi, ketua PPK Rubaru dalam sambutannya, “selain kita bekerja yang maksimal dan profesional maka juga perlu kita bekerja sesuai protokol kesehatan dan menjaga stamina/imun kita. Selalu pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan. Ini bagian dari ikhtiar kita dalam mengantisipasi penyebaran virus covid 19.
Beberapa hari kedepan, mulai besok senin 13 juli PPK juga akan melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) PPDP Se- Kecamatan Rubaru, untuk menyelaraskan pemahaman saat melakukan Coklit terhadap warga di wilayahnya masing-masing. Natinya Kerja PPDP jaga harus sesuai protokol kesehatan, semua APD PPDP sudah disiapkan oleh KPU Kabupaten. Imbuhnya, (red/vijay)
Pada umumnya Batik Tulis adalah salah satu jenis hasil proses produksi batik yang teknis pembuatan motifnya langsung ditulis secara manual. Alat untuk menulisnya atau yang biasa disebut canting terbuat dari tembaga dengan gagang dari bambu.
Proses Pembuatan Darma Batik Tulis Madura
Jadi batik tulis inilah yang disebut-sebut sebagai batik asli warisan turun-temurun nenek moyang bangsa Indonesia, karena proses dan pengerjaannya yang masih tradisional dan manual tentunya. Di karenakan teknik pengerjaannya yang tradisional dan manual otomatis pengerjaannya lebih lama dan lebih rumit di banding dengan batik cap dan batik printing, tapi itu pula lah yang membuat batik tulis lebih berharga dan unik di banding batik lainnya.
Untuk terus menjaga Warisan leluhur Darto’ Pemuda Asal Pasongsongan yang saat ini berdomisili di Desa Mandala Kec. Rubaru Kab. Sumenep Beserta dua Rekannya Tazam dan Paidi, akhirnya berinisiatif untuk mendirikan Batik Tulis yang saat ini diberi Nama DARMA Batik Tulis Madura. “Pendirian batik tulis ini memang tujuan awalnya adalah meneruskan kekreatifan leluhur yang diwariskan kepada kita untuk dilanjutkan sampai kapanpun, apalagi batik sudah menjadi bagian dari Budaya bangsa Indonesia yang sudah mendunia” Ujar Darto’ Perintis sekaligus Desainer Darma Batik.
Seiring berlajunya Zaman kurang lebih 3 tahun sejak beridirinya Darma Batik Tulis Madura, Pemasaran Sudah mulai dilakukan dengan Media Cetak maupun Online yang akhirnya mulai dikenal sampai Nusantara, hal itu dibuktikan dengan konsumen yang berdatangan dari berbagai penjuru Nusantara.
“Alhamdulillah saat ini pemesan Batik Darma sudah semakin meluas, dari Lokal Madura itu sendiri, Jawa Timur, Jawa Tengah, Semarang, Bali dan Jakarta, bahkan sampai ke Aceh” Tutur Paidi Salah satu perintis dan Marketing Darma.
Hal itu semua terjadi bukan dengan kebetulan belaka, akan tetapi karena ketekunan dan updatenya motif serta kepuasan Pelayanan konsumen juga dijadikan nomor satu untuk keberlanjutan Usaha Darma Batik Tulis ini .
“ketekunan, Updatenya Motif dan pelayanan yang memuaskan pada konsumen adalah Hal yang terpenting dalam Pengembangan usaha ini, apalagi di Darma Batik mengutamakan, Limited Edition, Pemesenan Motif Sesuai selera Konsumen yang tentunya keistimewaan dan keawetan dari batik Darma ini harus dipertahankan semaksimal mungkin, makanya kita bisa memberi Garansi pada konsumen setiap pembelian batik Darma” Tegas Tazam Sebagai Manajer Darma Batik.
Siap menerima pesanan: Whatsapp/Telpn : 0852-0318-9443