ANSOR RUBARU “IDUL ADHA” BERSAMA DHUAFA DAN LANSIA

Sehari menjelang Hari Raya Idul Adha, Kamis (30/07), Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Rubaru mengadakan kegiatan rutin bulanan bertajuk “Ansor Rubaru Peduli Dhuafa dan Anak Yatim di Desa Mandala Rubaru Sumenep”.

Ansor Rubaru Peduli

Kegiatan kali ini sengaja dilaksanakan sehari menjelang Hari Raya Idul Adha dengan niatan agar santunan yang diberikan bisa sedikit membantu keperluan harian target dhuafa esok hari saat Hari Raya Idul Adha berkumandang.

“Kegiatan kali ini sengaja kami laksanakan sehari menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha dengan harapan bantuan sembako ini bisa bermanfaat bagi target dhuafa karena esok hari sudah melaksanakan Hari Raya Idul Adha”. Tutur Mahmudi selalu Ketua PAC. GP. Ansor Rubaru.

Target dhuafa pertama bernama Safurin. Saat kami temui, kakek yang tinggal sendirian di gubuknya terlihat sangat bahagia meski mengaku kondisinya kurang begitu fit. Ucapan terima kasih berkali-kali disampaikan setelah mendapatkan santunan paket sembako. Kakek Safurin sendiri merupakan warga NU tulen. Di usianya yang sudah sangat sepuh, beliau masih menimpan kartu tanda warga NU sebagai tanda kebanggaan menjadi warga NU.

Sementara target kedua bernama ibu Suri, warga desa Mandala rt/rw 004/003. Ibu Suri tinggal sendirian di rumahnya. Saat sampai di lokasi, sahabat-sahabat Ansor Rubaru sempat kaget demi melihat kondisi rumah yang ditempati. Sangat memprihatinkan. Jauh dari kata layak.

Retakan-retakan di dinding, dan ditambah dengan adanya beberapa kayu penyangga yang digunakan untuk menyangga rumah supaya tidak roboh. Maklum saja, kondisi rumah Ibu Suri sudah agak miring karena termakan usia. Akses jalan menuju lokasi juga tidak mudah. Kami harus melewati jalan yang rusak. Melewati areal jalan naik-turun persawahan. Posisi rumah Ibu Suri juga cuma sendirian. Tanpa tetangga. Benar kondisi yang memprihatinkan.

Setelah coba kami tanyakan soal keberadaan keluarga, ibu Suri hanya menjawab dengan senyum masam bahwa keluarganya sudah tidak ada. Bapak, ibu dan suaminya sudah meninggal dunia. Sementara ibu Suri sendiri tidak memiliki keturunan. Praktis hidupnya benar-benar dijalani sendirian. Membiayai kebutuhan hidup sehari-hari dari hasil bertani ala kadarnya. “Kadang ada. Sering juga tidak ada. Yah, namanya juga hidup sendiri. Juga jauh dari tetangga, Nak!”. Demikian ibu Suri menjelaskan.

Semoga pemberian santunan paket sembako dari PAC. GP. Ansor Rubaru kali ini benar-benar dapat membantu  kedua target dhuafa. Target yang benar-benar tepat sasaran. Terlebih esok hari kita semua akan merayakan Hari Raya Idul Adha. Insya Allah bantuan paket sembako akan sangat bermanfaat bagi kedua target dhuafa. Amin… (red/am, editing vijay)

Tinggalkan komentar